Tiga lembaga yang terafiliasi dengan Binance telah mengajukan gugatan ke pengadilan Hong Kong terhadap para pendiri layanan pembayaran RedotPay, menuduh mereka melakukan "skema penipuan" untuk memikat pelanggan.
Angka-angka dalam tuntutan tersebut:
- Lebih dari 470.000 pengguna beralih ke kartu RedotPay
- $925—nilai seumur hidup rata-rata satu pelanggan, yang digunakan Binance sebagai dasar jumlah gugatan
- Kira-kira $304 juta dana pengguna, menurut bursa, telah dialihkan dari Binance Pay ke ekosistem RedotPay
Poin paling penting adalah timing-nya. RedotPay sedang mempersiapkan IPO di AS senilai $1 miliar dengan valuasi lebih dari $4 miliar, dengan partisipasi JPMorgan, Goldman Sachs, dan Jefferies. Binance menegaskan bahwa audiens yang direkrut secara paksa inilah yang telah mendorong valuasi tersebut. Argumen tambahan bursa: dalam presentasi Series A tahun 2024, RedotPay sendiri secara terbuka merekomendasikan kepada para investor agar mengisi kartu langsung dari Binance Pay.
Ini bukan konflik pertama: kemitraan pertama pada November 2023 gagal dalam waktu enam bulan karena tuduhan serupa, sementara kontrak tahun 2025 ditandatangani dengan janji untuk memisahkan aliran dana. Binance Pay akhirnya dimatikan sepenuhnya dari RedotPay pada 3 April 2026, dengan alasan sebagai bagian dari tinjauan rutin terhadap mitra.
RedotPay berniat membela diri atas semua poin tuntutan dan menyatakan bahwa hal ini tidak akan memengaruhi operasional layanannya. Gugatan balik Binance sedang dipertimbangkan di Singapura—sidang akan digelar pada 7 Agustus.