
Uni Eropa berencana mengumumkan paket sanksi ke-21 terhadap Rusia pada 10 Juni. Langkah-langkah baru ini akan ditujukan kepada sektor perbankan Rusia dan infrastruktur kripto.
Sebanyak hingga 90 bank bisa dimasukkan dalam daftar sanksi. Jumlah total bank Rusia yang terkena sanksi Uni Eropa akan melampaui 100, yang akan memengaruhi lebih dari setengah lembaga kredit di negara itu yang memiliki hubungan internasional.
Bagi bank-bank yang terkena sanksi, akan diterapkan pembekuan aset, larangan melakukan transaksi, serta pembatasan lainnya.
Selain itu, Komisi Eropa juga akan mengusulkan pelarangan segala jenis transaksi dengan 35 bank Rusia, serta sekitar sepuluh platform kripto yang menurut Uni Eropa membantu menghindari sanksi Barat, termasuk melalui negara-negara ketiga.